Tampilkan postingan dengan label Penjelasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penjelasan. Tampilkan semua postingan

ISO (International Organization for Standardization)

A. Pengertian
ISO atau Organisasi Internasional untuk Standardisasi adalah badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap negara. Dikarenakan singkatan dari masing-masing bahasa berbeda (IOS dalam bahasa Inggris dan OIN dalam bahasa Perancis) maka para pendirinya menggunakan singkatan ISO, (diambil dari bahasa Yunani: isos) yang berarti sama (equal). Penggunaan ini dapat dilihat pada kata isometrik atau isonomi. Didirikan pada 23 Februari 1947, ISO menetapkan standar-standar industrial dan komersial dunia. ISO merupakan lembaga nirlaba internasional, pada awalnya dibentuk untuk membuat dan memperkenalkan standardisasi internasional untuk apa saja. Standar yang sudah kita kenal antara lain standar jenis film fotografi, ukuran kartu telepon, kartu ATM Bank, ukuran dan ketebalan kertas dan lainnya. Dalam menetapkan suatu standar tersebut mereka mengundang wakil anggotanya dari 130 negara untuk duduk dalam Komite Teknis (TC), Sub Komite (SC) dan Kelompok Kerja (WG). Peserta ISO termasuk satu badan standar nasional dari setiap negara dan perusahaan-perusahaan besar.

B. Macam-macam ISO
-ISO 9001
ISO 9001 merupakan sistem manajemen mutu dan merupakan persyaratan sistem manajemen yang paling populer di dunia. ISO 9001 telah mengalami beberapa kali revisi dan revisi yang paling akhir adalah ISO 9001:2008. Salah satu ciri penerapan ISO 9001 adalah diterapkannya pendekatan proses. Pendekatan proses ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas sistem manajemen mutu. Pendekatan ini mensyaratkan organisasi untuk melakukan identifikasi, penerapan, pengelolaan dan melakukan peningkatan berkesinambung.
-IS014001
Berbeda dengan standar ISO 9001 yang berkaitan dengan sistem manajemen mutu, maka ISO 14001 merupakan standar yang berisi persyaratan-persyaratan sistem manajemen lingkungan. Konsep yang dipakai dalam ISO 14001 pada prinsipnya sama dengan ISO 9001, yaitu perbaikan berkesinambungan hanya dalam ISO 14001 adalah dalam mengelola lingkungan. Perusahaan yang menerapkan ISO 14001 harus dapat melakukan identifikasi terhadap aspek dan dampak lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan atau operasi perusahaannya terhadap aspek lingkungan. Dalam hal ini bukan hanya pengelolaan terhadap limbah atau polusi, namun juga termasuk upaya-upaya kreatif untuk menghemat pemakaian energi, air dan bahan bakar.
-ISO22000
Perusahaan makanan atau minuman dituntut untuk memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan pelanggannya, sehingga harus meningkatkan pengendalian kontrol internalnya terutama dalam proses produksi. ISO 22000 merupakan suatu standar yang berisi persyaratan sistem manajemen keamanan pangan. Standar ini fokus terhadap pengendalian dalam sistem dan proses produksi produk makanan dan minuman. Setiap jenis produk baik makanan atau minuman harus dibuatkan rencana proses dan pengendaliannya. Pada dasarnya ISO 22000 tidaklah berbeda jauh dengan ISO 9001, hal yang membedakan terdapat dalam klausul 7: perencanaan dan realisasi produk dan klausul 8: validasi, verifikasi dan perbaikan sistem.
ISO/TS16949
Saya yakin Anda  telah mengenal jenis-jenis kendaraan bermotor beroda dua atau empat dengan merek-merek terkenal. Kendaraan bermotor tersebut diproduksi oleh perusahaan-perusahaan otomotif yang saat ini berkembang pesat di Indonesia. Dalam upaya menjaga “image” mereknya dimata pelanggan, perusahaan otomotif tersebut harus menjaga mutu produknya.
Upaya perusahaan otomotif dalam menjaga mutu produk salah satunya dengan menerapkan ISO/TS 16949. Pada dasarnya ISO/TS 16949 merupakan Technical Specification yang dikeluarkan oleh ISO sebagai sistem manajemen mutu untuk industri otomotif. Sebagaimana jenis-jenis standar yang dikeluarkan oleh The International Organization for Standardization, ISO/TS 16949 mempunyai konsep perbaikan berkesinambungan, pengendalian terhadap rantai pasok, tindakan perbaikan dan pencegahan.
ISO/IEC27001ISO / IEC 27001: 2005 , bagian dari standar standar ISO / IEC 27000 yang berkembang , adalah standar sistem manajemen keamanan informasi (ISMS) yang diterbitkan pada bulan Oktober 2005 oleh International Organization for Standardization (ISO) dan International Electrotechnical Commission (IEC) . Nama lengkapnya adalah ISO / IEC 27001: 2005 - Teknologi informasi - Teknik keamanan - Sistem manajemen keamanan informasi - Persyaratan . Itu digantikan, pada tahun 2013, oleh ISO / IEC 27001: 2013 .ISO / IEC 27001 secara formal menentukan sistem manajemen yang dimaksudkan untuk membawa keamanan informasi di bawah kontrol manajemen eksplisit. Menjadi spesifikasi formal berarti mengamanatkan persyaratan khusus.

dan masih banyak lagi.. disini kita akan bahas ISO 27001

C. ISO 27001

1. Standar kerja
Sebagian besar organisasi memiliki sejumlah kontrol keamanan informasi . Namun, tanpa sistem manajemen keamanan informasi (ISMS), kontrol cenderung agak tidak terorganisir dan terputus-putus, yang telah sering diterapkan sebagai solusi titik untuk situasi tertentu atau hanya sebagai masalah konvensi. Kontrol keamanan dalam operasi biasanya menangani aspek-aspek tertentu dari TI atau keamanan data secara khusus; Meninggalkan aset informasi non-TI (seperti dokumen dan pengetahuan kepemilikan) yang kurang dilindungi secara keseluruhan. Bahkan,
ISO / IEC 27001 mensyaratkan bahwa manajemen:
Secara sistematis memeriksa risiko keamanan informasi organisasi, dengan mempertimbangkan ancaman, kerentanan, dan dampak;
Merancang dan menerapkan seperangkat kontrol keamanan informasi yang koheren dan komprehensif dan / atau bentuk perlakuan risiko lainnya (seperti penghindaran risiko atau transfer risiko) untuk mengatasi risiko yang dianggap tidak dapat diterima; dan
Mengadopsi proses manajemen menyeluruh untuk memastikan bahwa kontrol keamanan informasi terus memenuhi kebutuhan keamanan informasi organisasi secara berkelanjutan.
Kontrol keamanan teknis seperti antivirus dan firewall biasanya tidak diaudit dalam audit sertifikasi ISO / IEC 27001: organisasi pada dasarnya dianggap telah mengadopsi semua kontrol keamanan informasi yang diperlukan karena keseluruhan ISMS telah ada dan dianggap memadai dengan memenuhi persyaratan ISO / IEC 27001.
Manajemen menentukan ruang lingkup ISMS untuk tujuan sertifikasi dan dapat membatasinya pada, misalnya, satu unit bisnis atau lokasi. Sertifikat ISO / IEC 27001 tidak berarti sisa organisasi, di luar area scoped, memiliki pendekatan yang memadai terhadap manajemen keamanan informasi.
Standar lain dalam standar standar ISO / IEC 27000 memberikan panduan tambahan mengenai aspek-aspek tertentu dalam merancang, menerapkan dan mengoperasikan ISMS, misalnya mengenai manajemen risiko keamanan informasi ( ISO / IEC 27005 ).
2. Sejarah
BS 7799 adalah standar awalnya diterbitkan oleh BSI Group  pada tahun 1995. Ini ditulis oleh Kerajaan Pemerintah Inggris Departemen Perdagangan dan Industri (DTI), dan terdiri dari beberapa bagian.

  • Bagian pertama, berisi praktik terbaik untuk manajemen keamanan informasi, direvisi pada tahun 1998; Setelah diskusi panjang di badan standar dunia, akhirnya diadopsi oleh ISO sebagai ISO / IEC 17799, "Teknologi Informasi - Kode Praktik untuk manajemen keamanan informasi." Pada tahun 2000. ISO / IEC 17799 kemudian direvisi pada bulan Juni 2005 dan akhirnya dimasukkan dalam rangkaian standar ISO 27000 sebagai ISO / IEC 27002 pada bulan Juli 2007.
  • Bagian kedua dari BS7799 pertama kali diterbitkan oleh BSI pada tahun 1999, yang dikenal sebagai BS 7799 Bagian 2, berjudul "Sistem Manajemen Keamanan Informasi - Spesifikasi dengan panduan untuk digunakan." BS 7799-2 berfokus pada bagaimana menerapkan sistem manajemen keamanan informasi (ISMS), mengacu pada struktur manajemen keamanan informasi dan kontrol yang diidentifikasi dalam BS 7799-2. Ini kemudian menjadi ISO / IEC 27001: 2005. BS 7799 Bagian 2 diadopsi oleh ISO sebagai ISO / IEC 27001 pada bulan November 2005.
  • BS 7799 Bagian 3 diterbitkan pada tahun 2005, meliputi analisis dan manajemen risiko. Ini sesuai dengan ISO / IEC 27001: 2005.

Pada tahun 2013, ISO / IEC 27001: 2013 diterbitkan; Itu menggantikan ISO / IEC 27001: 2005.
3. Siklus PDCA
File:PDCA Cycle.svg

Versi tahun 2002 dari BS 7799-2 memperkenalkan siklus Plan-Do-Check-Act (PDR) (Siklus Deming ), menyelaraskannya dengan standar kualitas seperti ISO 9000. 27001: 2005 menerapkan semua proses ISMS ini.

  • Merencanakan (membangun ISMS)

Menetapkan kebijakan, tujuan, proses dan prosedur ISMS yang terkait dengan manajemen risiko dan peningkatan keamanan informasi untuk memberikan hasil sesuai dengan kebijakan dan sasaran global organisasi.

  • Apakah (penerapan dan cara kerja ISMS)

Melaksanakan dan memanfaatkan kebijakan, pengendalian, proses dan prosedur ISMS.

  • Periksa (monitoring dan review ISMS)

Menilai dan, jika ada, mengukur kinerja proses terhadap kebijakan, tujuan dan pengalaman praktis dan melaporkan hasilnya kepada manajemen untuk ditinjau.

  • Bertindak (update dan perbaikan ISMS)

Melakukan tindakan korektif dan preventif, berdasarkan hasil audit internal dan tinjauan manajemen ISMS, atau informasi terkait lainnya untuk terus memperbaiki sistem tersebut.
ISO 27001: 2013 tidak begitu menekankan siklus ini.
Share:

Wireless Concept

Gambar terkait

A. Pengertian
Wireless concept adalah suatu ketentuan-ketentuan yang harus dipatuhi dan diterapkan pada saat membangun jaringan dengan wireless. yang harus diperhatikan adalah pada Channel kenapa Channel ? Pemilihan dan penentuan pada channel berapa sebuah wifi mesti beroperasi sangatlah penting,  berikut berapa alasan dan penjelasan tentang peran dan pentingnya channel dalam menentukan performa dari sebuah jaringan wifi.

1. Pemilihan dan pengaturan Channel yang tepat dapat meningkatkan daya jangkau sinyal wifi. 
Alasan ini bukan sekedar karangan belaka, wifi 2.4 Ghz memiliki channel yang beroperasi pada frekuensi terendah pada 2402 MHz atau 2.402 GHz. Selanjutnya frekuensi dari channel di atasnya lebih tinggi dengan selisih tiap channel adalah 5 MHz. Berdasarkan teori rumusan panjang gelombang bahwa semakin kecil frequency sebuah gelombang maka semakin besar panjang gelombangnya dan semakin besar panjang gelombang maka semakin jauh jangkauannya. Jadi jika ingin memaksimalkan jangkauan sinyal wifi maka gunakan channel yang paling rendah atau frequency-nya paling kecil.

2. Mencegah interferensi. 
Interferensi adalah gangguan pada sinyal gelombang electromagnet yang disebabkan oleh sinyal lainnya.  Interferensi terjadi karena adanya bentrokan atau pemakaian frekuensi yang sama oleh dua atau lebih perangkat wifi pada arah atau jalur yang berdekatan. Untuk mencegah terjadinya bentrokan sinyal dengan wifi lainnya maka antara tiap-tiap Access Point harus berbeda frequency, usahakan untuk tidak menggunakan frequency yang sama.

Caranya adalah dengan memindahkan channel.
Untuk wifi 2.4 GHz, antara Access Point atau perangkat wifi harus berbeda 5 channel. Contohnya jika Access Point A menggunakan channel 1 maka Access Point B harus menggunakan channel 6 dan seterusnya. Untuk wifi 5 GHz, antara Access Point atau perangkat wifi harus berbeda 12 channel.

3. Frequency rendah rawan interferensi
Biasanya banyak orang yang mengatur channel Access Point pada channel 1 atau channel rendah dengan tujuan untuk menambah daya jangkau, namun hal tersebut justru membuat wifi atau jaringan wifi tersebut rentan terhadap interferensi. Karena semakin kuat daya jangkaunya semakin besar kemungkinan untuk terkena sinyal atau frequency yang tidak diharapkan.

Saran saya, atur channel wifi kita pada frequency sesuai dengan kebutuhan kita, misalnya daya jangkaunya yang diperlukan tidak harus jauh maka aturlah channel pada frequency tinggi atau sedang. Jarang memang orang memasang pada channel 11. Cobalah sekali-sekali mengatur channel AP pada channel 11 dan lihatlah kualitas sinyalnya, apakah semakin baik atau semakin buruk pada posisi atau lokasi yang sama.

4. Frequency tinggi pada channel atas, tahan interferensi tapi daya jangkau sinyal kurang baik. 
Bagi saya kualitas sinyal adalah segalanya, percuma daya jangkaunya jauh tapi kualitasnya rendah. Jika inginkan kualitas sinyal yang bagus, yang bebas inteferensi maka pilihan channel yang besar atau yang frekuensinya tinggi.

B. Wireless LAN – 802.11

802.11 – 2.4Ghz, biasanya 2.4Ghz biasanya digunakan untuk umum seperti ISP, wireless dirumah dll.

802.11-b : Wireless Lan yang menggunakan Frequency
2.4Ghz berkecepatan transfer data 11Mbps
802.11-b/g : Wireless Lan yang menggunakan Frequency
2.4Ghz berkecepatan transfer data 54Mbps
802.11-b/g/n : Wireless Lan yang menggunakan
Frequency 2.4Ghz berkecepatan transfer data 300Mbps

802.11 – 5Ghz, hanya digunakan untuk khusus, seperti Penelitian,Militer,dan Pemerintahan.

802.11-a/g : Wireless Lan yang menggunakan Frequency
5Ghz berkecepatan transfer data 54Mbps
802.11-a/g/n : Wireless Lan yang menggunakan
Frequency 5Ghz berkecepatan transfer data 300Mbps

Kaidah Wireless :
 Tx Power – Daya Pancar signal wireless
 Rx Sensivity – Sesitifitas Menerima signal
 Looses – hambatan karena Kabel & Konektor
 EIRP – Daya pancar total beserta Antenna
 Free Space Loss (FSL) – Hambatan udara

Kaidah Wireless Outdoor :
 Line of Sight – Hambatan dan penghalang
 Freznel Zone – Media rambat Frequency
 Lengkung Bumi – Penghalang WLan jarak jauh

F. Referensi
www.mikrotik.co.id
Share:

Implementasi Topologi Dasar

Assalamualaikum Wr.Wb

post kali ini tentang implemtasi topologi dasar seperti ini gambarnya


Topologi dasar di atas dapat digunakan pada Sekolah, Kantor Cabang, Kantor Pusat, dll. pada gambar diatas RouterBoard adalah inti dari semuanya jika client ingin mengakses keserver client tidak perlu repot-repot harus masuk keruang server, client bisa lewat komputer kerjanya sendiri yang dihubungkan melalui switch, atau juga bisa lewat Access Point melalui Wifi, Ataupun melalui tower jika client dari kantor cabang yang lain.
ditopologi diatas ada Server , nah server tersebut dapat digunakan sebagai database karyawan,juga bisa dibuat, web server, e-learning sekolah, dll. Switch diatas digunakan untuk membagi koneksi dan memberi jalan karyawan/client kemana arah request yang diminta apakah keserver, internet, kekantor cabang lain atau kantor pusat melalui tower, atau juga bisa mengarah ke access point. Access Point ditopologi tersebut selain untuk memancarkan akses internet juga bisa digunakan untuk meremot server dengan menambahkan VPN (Virtual Private Network). Tower pada topologi dasar ini dapat digunakan untuk komunikasi antar sekolah, kantor cabang dengan kantor cabang, kantor cabang dengan kantor pusat, atau pun bisa digunakan untuk akses internet dari ISP lain jika pada saat       internet pertama mati bisa digantikan oleh internet yang kedua.
Share:

Pengenalan Tentang CMS (Content Management System)



A. Pengertian
CMS (Content Management System), adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menambahkan atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs web. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:
  • aplikasi manajemen isi (Content Management Application, CMA)
  • aplikasi pengiriman isi (content delivery application, CDA)
Elemen CMA digunakan untuk mengelola konten yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML untuk mengelola pembuatan, pengubahan, dan penghapusan isi dari suatu situs web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh pemilik situs web untuk memperbaharui situs web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda. Walaupun begitu, kebanyakan dari perangkat lunak ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan indeks, pencarian, dan pengarsipan.
CMS merupakan situs web yang menerapkan sistem ini berorientasi terhadap konten. Sudah bukan merupakan kendala yang berarti bagi manajemen atau humas suatu perusahaan/institusi/organisasi untuk memperbaharui situs webnya. Dengan hak akses dan otoritas masing-masing, setiap bagian dari perusahaan/intitusi/organisasi dapat memberikan kontribusinya kedalam website tanpa prosedur yang sulit. Pada umumnya sebuah CMS memiliki 2 bagian kategori yaitu bagian Front-end dan Back-end.
Kecanggihan dan fitur masing-masing CMS bergantung pada CMS yang digunakan. Penggunaan sistem hirarki pengguna yang diterapkan CMS dalam hak aksesnyapun sangat bervariasi sesuai CMS masing-masing. Mulai dari level akses user anggota yang hanya dapat mengirimkan data tertentu berupa komentar, kemudian editor yang dapat mengirimkan suatu artikel/berita (untuk CMS yang menyediakan fasilitas ini), hingga level administrator yang dapat melakukan semua fitur yang ada.


B. Software CMS
  • Drupal
  • Joomla
  • Wordpress
  • Plone
  • VBulletin
  • Moodle
  • MediaWiki
  • Opencart
C. Pemanfaatan CMS
  • Situs web perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas.
  • Portal
  • Galeri foto
  • Aplikasi E-Commerce
  • Mengelola website pribadi/ blog.
  • Situs web pembelajaran daring
Share:

IPv6

Assalamualaikum Wr.Wb

post kali ini Tentang IPv6

Sejarah
Sejak awal tahun 1990-an,organisasi  Internet Enginering Task Force (IETF) mulai menyadari bahwa suatu saat routing protocol IPv4 akan mengalami keterbatasn dalam penyediaan alamat Internet Protocol (IP) dan mulai mencari suatu routing protocol pengganti yang dapat menyediakan jumlah alamat IP lebih banyak.Hal ini yang kemudian mengawali proses pengembangan IPv6 (IP next generation) sebagai penerus IPv4.Untuk IPv6 ditetapkan menjadi salah satu standar IETF melalui RCF 2460.
Perubahan ke IPv6 juga mendorong berkembangnya protokol-protokol baru pada OSI dan TCP/IP sebagai penunjang protocil routing IPv6 itu sendiri,seperti misalnya protokol baru Internet Control Message Protocol (ICMPv6),Neighbor Discovery, dan Mlticast Listener Discovery (MLD) [1],[2]. Header IPv6 yang lebih sederhana sehingga hal ini juga mempengaruhi infrastruktur network keseluruhan.
IPv6 telah dirancang dengan skalabilitas yang tinggi agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama untuk terus memungkinkan pertumbuhan Internet.Namun,penerapan IPv6 masih berjalan lambat dan masih terbatas dalam jaringan internet tertentu.hal ini terjadi karena perangkat dan infrastruktur yang secara luas digunakan dalam keseluruhan jaringan internet masih merupakan perngkat dan infrastruktur dari IPv4, dan sepertinya masih akan terus berlangsung sampai beberapa waktu ke depan.Akan tetapi cepat atau lambat pada akhirnya IPv6 akan menggantikan dominasi dari IPv4 sebagai routing protocol.
Sebelum perubahan infrastruktur sepenuhnya ke IPv6, maka diperlukan suatu solusi di mana IPv6 harus dapat berdampingan dengan IPv4, keduanya harus dapat saling berkomunikasi dengan compability yang sesuai.Apabila selama masa transisi hal tersebut tidak dapat terpenuhi,maka dapat terjadi kekacauan pada jaringn internet.Inilah yang membuat transisi dari IPv4 ke IPv6 dilakukan secara bertahap.Sebagai salah satu solusi dari permasalahan ini adalah dengan menggunakan metode Tunneling.

Pengertian
IPv6 (Internet Protocol version 6) adalah protokol internet generasi baru yang menggantikan protokol versi sebelumnya (IPv4). IPv6 dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). Tujuan utama diciptakan IPv6 karena keterbatasan ruang alamat di IPv4 yang hanya terdiri dari 32 bit. Paket Link Layer pada IPv6 harus mendukung ukuran paket 1280 Byte dan harus bisa menyusun kembali paket yang berukuran 1500 Byte.

Perbandingan IPv4 vs IPv6



Protokol IPv6 ini memiliki beberapa fitur baru yang merupakan perbaikan dari IPv4,diantaranya :

1. Built-in security
Dukungan terhadap IPsec memberikan dukungan terhadap keamanan jaringan dan menawarkan interoperabilitas antara implementasi IPv6 yang berbeda.

2. Konfigurasi pengalamatan secara stateless dan statefull
IPv6 mendukung konfigurasi pengalamatan secara statefull, seperti konfigurasi alamat menggunakan server DHCP, atau secara stateless yang tanpa menggunakan server DHCP. Pada konfigurasi kedua, host secara otomatis mengkonfigurasi dirinya sendiri dengan alamat IPv6 untuk link yang disebut dengan alamat link-lokal dan alamat yang diturunkan dari prefik yang ditransmisikan oleh router local.

3. Range alamat yang sangat besar
IPv6 memiliki 128-bit atau 16-byte untuk masing-masing alamat IP source dan destination. Sehingga secara logika IPv6 dapat menampung sekitar 3.4 x 1038 kemungkinan kombinasi alamat. Pengalamatan secara efisien dan hierarkis serta infrastruktur routing Alamat global dari IPv6 yang digunakan pada porsi IPv6 di Internet, didesain untuk menciptakan infrastruktur routing yang efisien, hierarkis, dan mudah dipahami olehpengembang.

4. Dukungan yang lebih baik dalam hal QoS
Pada header IPv6 terdapat trafik yang di identifikasi menggunakan field Flow Label, sehingga dukungan QoS dapat tetap diimplementasikan meskipun payload paket terenkripsi melalui IPsec.

5. Memiliki format header baru
Header pada IPv6 memiliki format baru yang didesain untuk menjaga agar overhead header minimum, dengan menghilangkan field-field yang tidak diperlukan serta beberapa field opsional Perbandingan IPv4 dan IPv6 yang ditempatkan setelah header IPv6. Header IPv6 sendiri besarnya adalah dua kali dari besar header dari IPv4.

6. Ekstensibilitas
IPv6 dapat dengan mudah ditambahkan fitur baru dengan menambahkan header ekstensi setelah header IPv6. Ukuran dari header ekstensi IPv6 ini hanya terbatasi oleh ukuran dari paket IPv6 itu sendiri.

7. Protokol baru untuk interaksi node
Pada IPv6 terdapat Protokol Neighbor Discovery yang menggantikan Address Resolution Protokol.

Referensi : https://id.wikipedia.org/wiki/IPv6
Share:

IPv4

Assalamualaikum Wr.Wb

post kali ini Tentang IPv4

Pengertian
IPv4 (Internet Protocol version 4) Alamat IP versi 4 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4 yang panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol. Bila host yang ada di seluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6. Contoh alamat IP versi 4 adalah 192.168.0.3. Ada beberapa jenis IPv4, yaitu:

1) Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah Internetwork IP. Alamatunicast digunakan dalam komunikasi point-to-point atau one-to-one.

2) Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone.
 

3) Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many.

IPv4 juga terbagi menjadi berbagai kelas yaitu :

Kelas A 
dapat menampung 16.777.214 Host di mulai dari 1.0.0.0 sampai 126.255.255.255 dan default subnetnya adalah 255.0.0.0
Kelas B
mulai dari 128.0.0.0 sampai 191.255.255.255 dan dengan default subnetnya 255.255.0.0 mempunyai Jumlah Network 16.384 dengan Host 65.534
Kelas C
mulai dari 192.0.0.0 sampai 223.255.255.255 dan default subnet nya adalah 255.255.255.0 jumlah Network yang dapat di gunakan 2.097.150 dengan jumlah Host Id 254
Kelas D
IP ini digunakan untuk Multicasting, di gunakan mulai dari 224.0.0.0 sampai 239.255.255.255.
Kelas E
IP ini digunakan untuk Eksperimen, di gunakan mulai dari 240.0.0.0 sampai 254.255.255.255.

Share:

Sejarah IP Address

Assalamualaikum Wr.Wb

post kali ini Tentang IP Address


IP Address 



IP address (Internet Protocol address) adalah pengenal yang diberikan ke setiap komputer dan perangkat lainnya (misalnya printer, router , perangkat seluler , dsb.) Yang terhubung ke jaringan TCP / IP yang digunakan untuk mencari dan mengidentifikasi Node dalam komunikasi dengan node lain pada jaringan.

Sejarah 
          Pada tahun 1969, lembaga penelitina Departemen Pertahanan Amerika Serikat, DARPA (Defence Advance Research Projrct Agency) mendanai sebuah penelitian untuk mengembangkan jaringan komunikasi data antar computer. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aturan komunikasi data antar computer yang bekerja secara transparan, melalui bermacam-macam jaringan komunikasi data yang terhubung satu dengan yang lainnya dan tahan terhapa berbagai macam gangguan (bencana alam, serangan nuklir,dll).
         
           Pengembangan jaringan ini ternyata sukses dan melahirkan ARPANET. Tahun 1982, ARPANET didemonstrasikan di depan peserta The First International Conference on Computer Communication dengan menghubungkan 40 node. Pada tahun 1979 berdirilah USENET yang pada awalnya menghubungkan Universitas Duke dan UNC. Grup yang pertama kali dibentuk dalam USENET adalah Grup Net.
         
           Ukuran ARPANET sendiri semakin lama semakin membesar. Protocol komunikasi data yang digunakan pada waktu itu, yaitu NCP (Network Communication Protocol), tidak sanggup menampung node computer yang besar ini, DARPA kemudian mendanai pembuatan protocol komunikasi yang lebih umum. Protocol ini dinamakan TCP/IP , DARPA menyatakan TCP/IP menjadi standar untuk jaringannya pada 1982. Protocol ini kemudian diadopsi menjadi standar ARPANET pada tahun 1983. Perusahaan Bolt Neranek Newman (BBN) membuat protocol TCP/IPberjalan di atas computer dengan system operasi UNIX.
         
           Pada tahun 1984, jumlah host di internet melebihi 1000 buah. Pada tahun itu pula diperkenalkan Domain Name System (DNS) yang mengganti fungsi table host. Tahun 1986, lembaga ilmu pengetahuan nasional Amerika Serikat U.S. National Science Foundation (NSF) mendanai pembuatan jaringan TCP/IP yang dinamai NSFNET. Jaringan ini digunakan untuk menghubungkan lima pusat computer super dan memungkinkan terhubungnya universitas-universitas di Amerika Serikat dengan kecepatan jaringan tulang punggung sebesar 56 kbps. Jaringan inilah yang kemudian menjadi embrio berkembangnya internet.


            Pada tahun 1987 berdiri UUNET yang saat ini merupakan salah satu provider utama internet. Tercatat pula pada tahun tersebut jumlah host melewati angka 10.000. setahun kemudian jaringan tulang punggung NSFNET ditingkatkan menjadi T1(1,544 Mbps). Perkembangan internet menjadi semakin luas dan sampai menjangkau Australia dan Selandia Baru pada tahun 1989. Dua tahun kemudian aplikasi di internet bertambah dengan diciptakannya Wide Area Information Servers (WAIS), gopher, dan World Wide Web (WWW). Pada tahun tersebut kecepatan jaringan tulang punggung NSFNET ditingkatkan menjadi T3 (45 Mbps).

Tahun 1969 – 1989

IMP  (Interface Message Processor)

Adalah generasi pertama dari gateway yang saat ini dikenal sebagai router. Digunakan untuk interkoneksi peserta ke ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) dari akhir 1960-an hingga 1989. Bisa dikatakan sebagai nenek moyang dari IP address, yang terdokumentasi dengan nama RFC  1 (request for command). Berkapasitas 5 Bit address. Ada sebuah varian dari IMP yang disebut TIP yang menghubungkan terminal dan bukan untuk jaringankcomputer. IMP digunakan di pusat ARPANET sampai akhirnya dihentikan 20 tahun kemudian tepatnya pada tahun 1989.

Tahun 1977 – 1979

Bagaimana dengan IPv1, IPv2, IPv3?
Dalam RFC 791 IP didefinisikan versi pertama yang digunakan sebagai Internet Protocol. RFC adalah sebuah memorandum yang diterbitkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF) menjelaskan tentang metode, perilaku, penelitian, atau inovasi berlaku untuk kerja dari Internet dan system yang terhubung di Internet. Dan ternyata bukan versi 1 tapi versi 4!!, ini tentu saja mengartikan bahwa pada dasarnya protocol ini ada versi sebelumnya. Terlepas dari benar-benar ada atau tidaknya, IP dibuat saat fungsi-fungsinya terbagi dari TCP versi sebelumnya yang dikombinasikan antara fungsi TCP dan Fungsi IP. TCP berkembang melalui tiga versi sebelumnya dan terbagi dari TCP dan IP untuk versi keempat. Versi nomor 4 itu diaplikasikan untuk TCP maupun IP untuk konsistensinya. Meskipun dari namanya mengisyaratkan versi sebelumnya, namun IP versi 4 adalah yang pertama digunakan secara meluas pada TCP/IP yang modern.

1981 – sekarang

IPv4
Sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan dalam protocol jaringan TCP/IP untuk komunikasi antar node-nya, format alamat dalam Internet dinyatakan dalam nomor 32-bit (RFC1166) dan dibagi atas 4 kelompok dan setiap kelompoknya terdiri dari 8-bit atau octet, yang sekarang dinamakan Internet Protocol versi 4 yang masih digunakan sampai hari ini.

IPv5
Apa yang terjadi dengan IPv5? Jawabannya adalah tidak ada. sengaja dilewati untuk menghindari kebingungan. Masalah dengan versi 5 berhubungan dengan protokol TCP / IP eksperimental yang disebut Internet Protocol Streaming, yang awalnya didefinisikan dalam RFC 1190, Protokol ini bukanlah versi kelanjutan dari IPv4 melainkan dibuat sebagai pelengkap IP untuk membawa traffic percakapan suara dan konferensi dengan garansi delay dan bandwidth. Saya tidak mendapatkan informasi yang pasti untuk tahun awal dikembangkan, namun kalau mengacu dari RFC1190 itu adalah tahun 1990.

1995 – sekarang

IPv6
Seiring dengan pertumbuhan Internet yang sangat pesat di seluruh dunia yang menyebabkan IPv4 dengan format 32-bit tidak bisa lagi menampung kebutuhan pengalamatan internet setelah jangka 20 tahun kedepan. Dari hasil riset  dan perhitungan pakar IETF menyebutkan dengan hanya 32-bit format address hanya bisa menampung kurang lebih 4 milliar host di dunia ini. Pada tahun 1992 IETF selaku komunitas terbuka Internet membuka diskusi untuk mengatasi masalah ini dengan mencari format IP generasi selanjutnya setelah IPv4, setelah  pembahasan yang panjang, baru pada tahun 1995 ditetapkan melalui RFC2460 IPv6 sebagai IP generasi berikutnya (Next generation yang biasa disebut IPng) yang dapat menampung sekitar 340 milliar trilliun bahkan lebih host address, bisa diibaratkan bila semua manusia di dunia ini membutuhkan IP maka IPv6 itu juga belum akan habis (lebay sedikit J). Pengembangan IPv6 ini sudah dilakukan banyak pihak diseluruh dunia seperti Internet Service Provider, Internet Exchange Point, militer, dan Universitas.

Di Indonesia sendiri sudah dialokasikan 17 prefix IPv6 untuk berbagai organisasi, mobile operator, IXP, dan ISP. Berdasarkan statistic dari badan pengembangan dan penyedia tunnel broker SixXS (www.sixxs.net) hingga saat ini yang aktif hanya 7 prefix dari 7 ISP (indo.net, Indosatnet serta CBN, pesatNET, dll).

Referensi : https://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP
Share:

Docker

Assalamualaikum Wr.Wb

post kali ini tentang Docker, langsung saja docker itu apa ?

Sejarah
Solomon Hykes memulai Docker di Prancis sebagai proyek internal di dotCloud , sebuah perusahaan platform-as-a-service, dengan kontribusi awal oleh insinyur dotCloud lainnya termasuk Andrea Luzzardi dan Francois-Xavier Bourlet. Jeff Lindsay juga terlibat sebagai kolaborator independen. Docker mewakili evolusi teknologi milik dotCloud, yang dibangun di atas proyek sumber terbuka sebelumnya seperti Cloudlets. Docker dirilis sebagai open source pada bulan Maret 2013.Pada tanggal 13 Maret 2014, dengan diluncurkannya versi 0.9, Docker menjatuhkan LXC sebagai lingkungan eksekusi default dan menggantinya dengan library libcontainernya sendiri yang ditulis dalam bahasa pemrograman Go. Pada tanggal 24 Oktober 2015 , proyek ini memiliki lebih dari 25.600 bintang GitHub (menjadikannya proyek GitHub terbagi ke-20), lebih dari 6.800 garpu, dan hampir 1.100 kontributor.

Pengertian
Docker adalah platform wadah perangkat lunak terkemuka di dunia. Pengembang menggunakan Docker untuk menghilangkan masalah "bekerja di komputer saya" saat berkolaborasi dalam kode dengan rekan kerja. Operator menggunakan Docker untuk menjalankan dan mengelola aplikasi secara berdampingan di kontainer yang terisolasi untuk mendapatkan kerapatan perhitungan yang lebih baik. Perusahaan menggunakan Docker untuk membangun jaringan pengiriman perangkat lunak tangkas untuk mengirimkan fitur baru lebih cepat, lebih aman dan dengan percaya diri untuk aplikasi Linux dan Windows Server.

Container

Container adalah paket perangkat lunak ringan yang dapat berdiri sendiri, yang mencakup semua yang dibutuhkan untuk menjalankannya: kode, runtime, perkakas sistem, pustaka sistem, pengaturan. Tersedia untuk aplikasi berbasis Linux dan Windows, perangkat lunak container akan selalu berjalan sama, terlepas dari lingkungannya. Wadah mengisolasi perangkat lunak dari sekitarnya, misalnya perbedaan antara lingkungan pengembangan dan pementasan dan membantu mengurangi konflik antar tim yang menjalankan perangkat lunak yang berbeda pada infrastruktur yang sama.

Docker menggunakan arsitektur berbasis client-server. Dalam hal ini, Docker client mengirimkan permintaan berupa sebuah perintah kepada Docker daemon untuk membangun, mendistribusikan, dan menjalankan container Docker.
Terlihat pada gambar, Docker daemon berjalan pada host, sehingga pengguna tidak dapat berinteraksi langsung. Untuk mengaksesnya, menggunakan Docker client yang merupakan tampilan utama untuk pengguna, sehingga pengguna dapat berkomunikasi dengan Docker daemon.

Mengenal istilah pada Docker
1. Docker Image
Docker image merupakan template dasar untuk docker container. Image ini berisi sistem oeprasi ataupun aplikasi yang sudah selesai. Docker image ini berfungsi untuk menjalankan container.
2. Docker Container
Docker container merupakan sebuah image yang bersifat read-write. Pada setiap perubahan yang disimpan pada container akan menyebabkan terbentuknya layer baru di atas image. Developer dapat melakukan instalasi aplikasi didalamnya dan melakukan penyimpanan.
3. Docker Registries
Docker registries merupakan tempat penyimpanan (public atau private) di mana developer dapat mengunggah dan mengunduh image. Docker registries bersifat public disebut dengan Docker Hub. Disini, terdapat banyak image yang sudah dibuat atau image yang lain.
4. Dockerfile
Dockerfile merupakan script yang yang berisi dari serangkaian perintah yang akan dieksekusi secara otomatis dan berurutan untuk membuat sebuah image.

Referensi 
https://www.docker.com/
Share:

Pengertian Topologi Jaringan

Assalamualaikum Wr.Wb

post kali ini saya akan membahas Tentang Topologi Jaringan

Sejarah Topologi Jaringan

Awal Tahun 1940-an –1950-an

Pada dasarnya, konsep dari jaringan sebuah komputer sudah dimulai pada era 40-an, dimana terdapat suatu proyek dalam grup riset di Harvard yang membutuhkan penggunaan suatu komputer yang bisa digunakan secara bersamaan. Sepuluh tahun kemudian, yaitu kira – kira pada era 50an, dimana super komputer sudah mulai berkembang, diciptakan suatu kondisi TSS atau time sharing system, dimana pada saat itu, mulai diaplikasikan konsep jaringan komputer.

Pada saat itu, beberapa komputer sebagai terminal bisa digunakan untuk mengakses satu host atau server secara bersamaan. Dalam era ini, kemudian perkembangan dari jaringan komputer menjadi semakin pesat dan banyak digunakan untuk kepentingan tertentu.

1970 -an

Setalah itu, tepatnya pada era 70an, mulai dikembangkan suatu sistem yang dikenal dengan istilah Distribution Processing atau proses distribusi, yang memungkinan host bisa bekerja secara pararel dalam menyediakan data bagi workstation atau user atau juga dikenal dengan istilah client.

Setelah era Distribution Processing, maka mulai berkembanglah konsep peer to peer LAN, yang memungkinkan dua komputer saling terhubung tanpa membutuhkan suatu server atau host. Setelah peer to peer LAN mulai popluer, perkembangan jaringan komputer yang tercanggih saat ini adalah jaringan WAN atau Wide Area Network, yang dapat mengkoneksikan seluruh komputer di dunia dengan satu jaringan saja, yang kita kenal juga dengan istilah internet.

Itulah kira – kira sejarah singkat dari jaringan komputer, dan juga penggunaan dari topologi jaringan komputer.

Jenis-Jenis Topologi Jaringan 

1. Topologi Bus 




bentuk topologi pada jaringan komputer ini, dimana setiap komputer terhubung secara linear dengan server atau hostnya tanpa menggunakan alat bantu atau hardware yang bersifat aktif, seperti hub ataupun swith. Jaringan komputer yang menggunakan topologi bus ini menggunakan bus sebagai konektor antar kabel dalam satu jaringan, dan menggunakan terminator pada tiap ujung jaringan, yang dapat mencegah terjadinya colission data pada jaringan.

Kelebihan Topologi Bus

1. Sangat mudah untuk set-up dan memperluas jaringan bus.
2. Panjang kabel yang dibutuhkan untuk topologi ini paling pendek di banding dengan toplogi lain.
3. Biaya topologi Bus sangat efisien.
4. Jaringan Linear Bus banyak digunakan dalam jaringan kecil. Baik untuk LAN.

Kekurangan Topologi Bus

1. Ada batas pada panjang kabel pusat dan jumlah node yang dapat terhubung.
2. Ketergantungan pada kabel pusat di topologi ini merupakan kerugian, jika kabel utama (yaitu bus)       bermasalah, seluruh jaringan rusak.
3. Terminasi yang tepat diperlukan untuk membuang sinyal. Penggunaan terminator adalah                      keharusan.
4. Sulit untuk mendeteksi dan memecahkan masalah jika terjadi kesalahan di setiap node.
5. Biaya pemeliharaan bisa lebih tinggi.

2.  Topologi Star



Topologi jaringan star ini memungkinkan sati server memberikan seluruh datanya dengan menggunakan hub ataupun switch secara sekaligus. Itu berarti, setiap komputer yang berperan sebagai client akan memperoleh jumlah kecepatan transfer dan juga data yang sama. Selain itu, topologi star juga memungkinkan setiap komputer memiliki kabel sendiri, sehingga apabila terjadi kegagalan jaringan pada satu komputer, maka hal in itidak akan mengganggu keseluruhan jaringan.

Kelebihan Topologi Star
1. Mudah untuk menghubungkan node atau perangkat baru . Dalam topologi star, node baru dapat           ditambahkan dengan mudah tanpa mempengaruhi sisa jaringan. Demikian pula komponen juga           bisa dilepas dengan mudah.
2. Manajemen terpusat. Ini membantu dalam memantau jaringan.
3. Kegagalan satu node atau link tidak mempengaruhi sisa jaringan. Pada saat yang sama mudah             untuk mendeteksi kegagalan dan memecahkan masalah itu.

Kekurangan Topologi Star
1. Terlalu banyak ketergantungan pada perangkat sentral memiliki kelemahan sendiri. Jika gagal,             seluruh jaringan akan down.
2. Penggunaan hub, router atau switch sebagai perangkat sentral meningkatkan biaya keseluruhan           jaringan.
3. Kinerja, jumlah serta node yang dapat ditambahkan dalam topologi tersebut tergantung pada               kapasitas perangkat sentral.

3. Topologi Ring



Topologi ring merupakan salah satu bentuk topologi yang sudah lama ditinggalkan dan juga jarang digunakan. Topologi ring tidak membutuhkan alat jaringan aktif seperti switch ataupun hub, dan tidak juga memerlukan terminator dan bus seperti topologi jaringan bus. Topologi ini hanya membutuhkan koneksi jaringan antar komputer, dimana antar komputer server dengan kliennya akan terhubung menjadi satu siklus jaringan.

Hal ini membuat suatu data harus melewati beberapa koputer terlebih dahulu sebelum mencapai komputer tujuannya. Meskipun terkesan rumit, namun topologi ini merupakan salah satu topologi jaringan yang paling sederhana, namun apabila terjadi kerusakan dan kegagalan jaringan pada salah satu node, maka hal ini akan berpengaruh pada keseluruhan jaringan komputer.

Kelebihan Topologi Ring
1. Jenis topologi jaringan sangat terorganisir. Setiap node akan untuk mengirim data ketika menerima     token kosong. Hal ini membantu untuk mengurangi kemungkinan tabrakan. di topologi ring semua     lalu lintas mengalir hanya satu arah dengan kecepatan yang sangat tinggi.
2. Bahkan ketika beban pada jaringan meningkat, kinerjanya lebih baik daripada topologi Bus.
3. Tidak perlu server jaringan untuk mengontrol konektivitas antara workstation.
4. Komponen tambahan tidak mempengaruhi kinerja jaringan.
5. Setiap komputer memiliki akses yang sama terhadap sumber daya.

Kekurangan Topologi Ring
1. Setiap paket data harus melewati semua komputer antara sumber dan tujuan. Hal ini membuat             lebih lambat dari topologi Star.
2. Jika salah satu workstation atau port turun, seluruh jaringan akan terpengaruh.
3. Jaringan sangat tergantung pada kabel yang menghubungkan komponen yang berbeda.
4. Kartu jaringan yang mahal dibandingkan dengan kartu Ethernet dan hub.

4. Topologi Tree


Topologi tree merupakan salah satu jenis topologi yang bertingkat. Dengan menggunakan topologi jaringan tree ini, maka dapat dimungkinkan untuk mengkoneksikan jaringan antar komputer dengan hierarki atau tingkatan yang berbeda. Topologi dapat menyatukan beberapa jaringan menjadi satu dengan menggunakan topologi tree.

Kelebihan Topologi Tree
1. Topologi ini adalah pengembangan dari topologi star dan bus , sehingga dalam kondisi jaringan            tidak dapat menerapkan topologi star ataupun bus yang berkaitan skalabilitas, maka topologi tree        adalah alternatif terbaik.
2. Perluasan Jaringan sangat memungkinkan dan mudah.
3. Di sini, kita membagi seluruh jaringan menjadi segmen (star jaringan), yang dapat dengan mudah        dikelola dan dipelihara.
4. Kesalahan deteksi dan koreksi mudah.
5. Setiap segmen disediakan dengan dedicated point-to-point kabel ke hub pusat.
6. Jika salah satu segmen rusak, segmen lain tidak terpengaruh.

Kekurangan Topologi Tree
1. Karena struktur dasar topologi pohon sangat bergantung pada kabel bus utama, kalau rusak seluruh     jaringan lumpuh.
2. Semakin banyak node dan segmen ditambahkan, pemeliharaan menjadi sulit.
3. Skalabilitas dari jaringan tergantung pada jenis kabel yang digunakan.

5. Topologi Mesh



Topologi mesh sepertinya merupakan salah satu bentuk topologi jaringan yang paling rumit. Hal ini dikarenakan semua komputer dalam topologi mesh salin gberhubungan dengan sifat yang bolak balik. Itu artinya semua data di dalam komputer yang terhubung di dalam jaringan topologi mesh bisa diakses dengan berbagai macam cara dan dari mana saja. Penggunaan topologi mesh ini sangat tidak cocok apabila menggunakan device ataupun komputer yang banyak, karena akan sangat sulit untuk melakukan pengawasan dan juga pengendalian.

Kelebihan/Keuntungan Topologi Mesh
Keamanan yang dapat dikatakan baik
Besar bandwith yang cukup lebar
Tidak perlu khawatir mengenai tabrakan data
Pengiriman dan pemrosesan data yang terbilang cepat

Kekurangan/Kelemahan Topologi Mesh 
Biaya pemasangan yang besar
Biaya yang cukup mahal karena menggunakan banyak kabel dan port
Instalasi dan konfigurasi yang rumit dan sulit

itu saja dari saya semoga bermanfaat sekian dan terima kasih 😊
Share:

Pengertian PHP



Assalamualaikum Wr.Wb

post kali ini tentang php

A. Sejarah PHP 

Hasil gambar untuk php
Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web, Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP, Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C, Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat, Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0, Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0, PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21, Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek, Versi terbaru dan stabil dari bahasa pemograman PHP saat ini adalah versi 7.0.16 dan 7.1.2 yang resmi dirilis pada tanggal 17 Februari 2017.

B. Pengertian php 

PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memprogram situs web dinamis.

    Untuk mengetest php bisa dengan cara membuat file *.php contoh : ketikkan perintah seperti gambar dibawah ini
lalu tuliskan seperti ini
jika, sudah tekan ctrl+x tekan y lalu enter , lalu buka browser ketikkan ip anda contoh : 192.168.2.2/test.php 
*Keterangan
dibelakang /(nama file yang dibuat).php
nah jika berhasil maka akan jadi seperti gambar diatas sekian dan terima kasih 😁

Share:

Keamanan Sistem Operasi Dari VIRUS, SPYWARE, WORM, TROJAN DAN MALWARE

Assalamualaikum Wr.Wb
post kali ini saya akan membandingkan keamanaan sistem operasi dari virus , spyware, worm , trojan dan malware

A.Pengertian 
  1.  Sistem Operasi adalah perangkat lunak sistem yang mengatur sumber daya dari perangkat keras dan perangkat lunak, serta sebagai jurik (daemon) untuk program komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program booting. 
  2. Virus adalah program yang di tulis atau di desain khusus untuk menyerang celah keamanan sistem jaringan komputer dan juga komputer pribadi atau laptop.  Tujuan utama virus adalah untuk menghancurkan sistem komputer dan mencuri segala data-data yang ada di dalam komputer dan dapat menyebabkan pemilik komputer kerugian puluhan ribu bahkan jutaan rupiah untuk memulihkan kembali sistem komputer mereka.
  3. Spyware adalah Spyware adalah program komputer yang dibuat untuk memata-matai komputer korbannya , spyware akan mengumpulkan dan mencuri informasi sebanyak-banyaknya untuk bisa digunakan para penjahat cyber. Hal yang paling sering menjadi sasaran adalan username dan password untuk situs perbankan, email, portal dan sebagainya.
  4. Worm adalah program yang bisa mengaktifkan dirinya sendiri tanpa adanya bantuan dari pihak ketiga. Yang artinya, jika worm sudah berhasil masuk dalam sebuah komputer atau jaringan komputer maka worm ini akan dapat berpindah kekomputer lain di dalam sebuah jaringan secara otomatis tanpa dapat dicegah oleh pemilik komputer lain yang ada di dalam jaringan tersebut. Worm tidak akan mampu menginfeksi sebuah sistem komputer bila celah keamanan (vulnerability) di dalam jaringan komputer itu sudah ditutup/ ditambal (patch). Yang artinya, virus akan lebih mudah menginfeksi jaringan komputer yang ter-patch dibanding dengan worm.
  5. Trojan adalah program yang dibuat seperti program baik dan berguna pada pengguna komputer (crack, game, atau program lain) yang ketika diinstal ke dalam komputer dapat memata-matai, mencuri data, dan mengirimkan ketukan keyboard ke alamat yang telah ditentukan oleh pembuatnya tanpa diketahui oleh si pengguna komuter tersebut Komputer yang sudah terinfeksi Trojan akan membuka jalan kepada penyerang atau
    orang yang tidak dikenal mencuri data yang berada di dalam komputer.
  6. Malware (Malicious Software) adalah Malware adalah aplikasi komputer yang khusus dibuat dengan tujuan mencari celah dan kelemahan software ,Malware dirancang untuk mengganggu atau menolak software dengan tujuan mengumpulkan informasi yang mengarah pada hilangnya privasi atau eksploitasi, atau mendapatkan akses tidak sah ke sumber daya sistem.
Perbandingannya 
 




Referensi
 Referensi 
---> Buku pengenalan Sistem operasi BLC Telkom

semoga bermanfaat sekian dan terima kasih 😁😇
Referensi

Referensi
Referensi






Share:

Perbedaan Open SOURCE dan Closed SOURCE

Asallamualaiku Wr.Wb.

post kali ini tentang pengertian Open Source dan Closed Source
A. Pengertian


  • Open Source 
sebuah software atau perangkat lunak yang bisa digunakan oleh siapa saja dengan membuka atau membebaskan source codenya (sumber kode program) sehingga dapat mengetahui dengan jelas cara kerja software tersebut, selain itu siapa saja dibebaskan untuk mengubah ataupun memperbaiki jika ditemukan kelemahan-kelemahan pada software tersebut. 
contoh: Linux, Notepad ++ , Libre Office , Firefox
  • Closed Source


perangkat lunak atau software yang dipublikasikan tanpa diberikan kode sumbernya, pada software jenis closed source hanya terdiri dari file binari saja tanpa adanya ruang untuk mengakses ke kode sumber software tersebut. contoh: Windows , Ms Office , Photoshop , CorelDraw

 
 B. Perbandingan FOSS(Free Open Source Software) dan PCS (Private Close Software)


  • Windows (PCS)



  • Linux (FOSS)

itu saja sekian dan terima kasih 😇😆





Share:

OSI Layer apa itu ?

assalamualaikum Wr.Wb

A. Pengertian 

Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).

Pembagian OSI Layer 

OSI Layer dapat dibagi menjadi 2 yaitu :

  • Lower Layer adalah Lower intisari komunikasi data melalui jaringan. yang meliputi : Physical Layer, DataLink Layer, dan Network Layer 
  • Upperr Layer adalah memfokuskan pada aplikasi pengguna dan bagaimana file itu akan di presentasikan di PC.yang meliputi : Transport Layer, Session Layer, Presentation Layer, dan Application Layer 
 Hasil gambar untuk osi layer

Tujuh lapisan itu fungsinya adalah :
   
1. Physical Layer Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan, topologi jaringan dan pengabelan. Adapun perangkat-perangkat yang dapat dihubungkan dengan Physical layer adalah NIC (Network Interface Card) berikut dengan Kabel - kabelnya.

2. Data Link Layer  Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yangdisebut sebagai frame. Pada Layer ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras seperti Halnya MAC Address, dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti HUB, Bridge, Repeater, dan Switch layer 2 (Switch un-manage) beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi Layer ini menjadi dua Layer anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).

3. Network Layer  Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan Router dan Switch layer-3 (Switch Manage).

4. Transport Layer Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada layer ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.

5. Session Layer Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di layer ini juga dilakukan resolusi nama. Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dualayer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya.

6. Presentation Layer Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam Layer ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP).

7.  Application Layer Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam layer  ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
Lapisan ini pastilah berhubungan dengan bentuk fisik hardware. Contoh : NIC.
Hub berada di layer ini karena hub bersifat Broadcast.

itu saja yang saya ketahui tentang OSI Layer , Sekian dan terima kasih 😅
Share:

Standart Operating Prosedure (SOP)

Assalamualaikum Wr.Wb

hari ini saya diberi bimbingan tentang Standart Operating Prosedure (SOP), SOP atau Standart Operating Prosedure adalah serangkaian instruksi
kerja tertulis mengenai proses penyelenggaraan administrasi perusahaan, bagaimana dan kapan harus dilakukan, dimana dan oleh siapa dilakukan.



Manfaat Standart Operating Prosedure antara lain adalah :
  1. Memastikan pelaksanaan tugas penyelenggaraan
    pemerintahan dapat berlangsung dalam berbagai
    situasi.
  2. Membantu pegawai menjadi lebih mandiri dan tidak
    bergantung pada intervensi manajemen, sehingga
    akan mengurangi keterlibatan pimpinan dalam
    pelaksanaan proses sehari-hari.
  3. Mengurangi tingkat kesalahan dan kelalaian yang
    mungkin dilakukan oleh seorang pegawai dalam
    melaksanakan tugas. dll.
Fungsi Standarad Operating Prosedure antara lain adalah :
  1. Sebagai dasar hukum bila terjadi penyimpangan.
  2. Mengarahkan petugas/pegawai untuk sama-sama
    disiplin dala bekerja.
  3. Sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan
    rutin. dll.
Tujuan Standard Operating Prosedure (SOP) adalah Agar mengetahui dengan jelas peran dan fungsi tiap-tiap posisi dalam organisasi dan memperjelas alur tugas, wewenang dan tanggung jawab dari petugas/pegawai terkait.

Keuntungan adanya Standard Operating Prosedure
(SOP) adalah akan menjadi pedoman bagi pelaksana , para pegawai akan lebih memiliki percaya diri dalam bekerja dan tahu apa yang harus dicapai dalam setiap pekerjaan , SOP juga bisa dipergunakan sebagai salah satu alat trainning dan bisa digunakan untuk mengukur kinerja pegawai.
Share:

Komputer ?





Assalamualaikum Wr.Wb


post kali ini saya akan menjelas sedikit tentang komputer, banyak orang-orang yang menggunakan komputer tapi tidak tau sebenarnya apa itu komputer

A. Pengertian 
Komputer adalah sebuah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan, pada awalnya komputer digunakan untuk menggambarkan orang yang pekerjaanya melakukan perhitungan aritmetika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri.

B. Sejarah Komputer
Perkembangan komputer tak dapat lepas dari kebutuhan manusia untuk dapat mengetahui berapa hasil dari suatu perhitungan, mulai dari perhitungan yang sangat sederhana sampai dengan yang sangat rumit. Agar dapat memperoleh suatu informasi dengan tepat dan cepat.

Pada mulanya seluruh alat bantu hitung digerakkan secara manual dengan tenaga manusia (Periode Manual Tahun 1000 SM - 1641 M), kemudian alat bantu hitung berkembang menggunakan tenaga penggerak mekanik menggunakan roda bergigi yang digerakkan tangan (Periode Mekanis 1642-1885).

Pada perkembangan selanjutnya, alat bantu hitung, mesin mekaniknya mulai menggunakan tenaga listrik (Periode Elektromekanis 1886 - 1945), dan pada perkembangan terakhir menggunakan sirkuit elektronik (Periode Elektronik 1946 - sekarang).

  • Komputer Generasi I

Sejarah komputer generasi pertama mulai hadir pada tahun 1946 - 1956, beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya:
  1. Menggunakan tabung hampa udara (vacuum tubes) sebagai sirkuitnya.
  2. Ukuran fisik komputer besar sehingga memerlukan ruangan yang luas serta memakai daya listrik yang besar.
  3. Memiliki media penyimpanan luar berupa magnetik tape atau magnetik drum.
  4. Hanya dapat dikendalikan oleh bahasa mesin (machine language) 
Adapun contoh komputer generasi pertama ini di antaranya:

ENIAC (Electronik Numerical Integrator and Computer)

ENIAC sejarah komputer
ENIAC (Electronik Numerical Integrator and Computer) yang dikembangkan tahun 1946 oleh John W. Mauchly dan J. Presper Eckert dari Universitas Pennsylvania merupakan First General Purpose Electronic Computer.

UNIVAC (Universal Automatic Computer)

UNIVAC sejarah komputer
UNIVAC (Universal Automatic Computer) sudah menggunakan pita magnetik sebagai media input dan outputnya. Merupakan komputer komersial pertama yang dipakai oleh Biro Sensus Amerika Serikat untuk digunakan dalam menghitung sensus penduduk dan sebagai komputer pertama yang dibuat untuk tujuan aplikasi bisnis.

IBM 701 dan IBM650

IBM 701 sejarah komputer
IBM 701 dan IBM650 yang sudah merupakan komputer komersial berukuran besar. Sudah menggunakan magnetik drum untuk media penyimpanan luarnya.
  • Komputer Generasi II

Sejarah komputer generasi kedua mulai populer pada awal tahun 1960-an. Beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya:
  1. Sudah menggunakan transistor untuk sirkuitnya. Transistor dikembangkan di Bell Laboratories tahun 1947.
  2. Lebih kecil, cepat, dapat diandalkan, dan hemat energi dibanding generasi komputer pertama.
  3. Menggunakan bahasa assembly yang terdiri dari singkatan-singkatan untuk menggantikan kode biner
Contoh komputer generasi kedua yang dikembangkan saat itu adalah IBM 1401. Sejak tahun 1965, sebagian besar bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi ini untuk mengolah informasi keuangan.

IBM 1401 sejarah komputer
  •  Komputer Generasi III

Adapun contoh komputer generasi ketiga ini di antaranya:

IBM S/360

IBM S/360 sejarah komputer
IBM S/360 yang dirancang untuk bisnis dan teknik.

GE 600 dan GE 235 

GE 235 sejarah komputer
General Electric mengeluarkan GE 600 dan GE 235.

NCR Century

NCR Century sejarah komputer
National Cash Register mengeluarkan NCR seri Century
  • Komputer Generasi IV 

Sejarah komputer genarasi keempat (1971), beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya:
  1. Mulai dikembangkan komputer micro yang menggunakan prosesor dengan general purpose microprocessor yang dikembangkan oleh Intel (Intel 8080)
  2. Mulai digunakannya LSI (Large Scale Intergartion) yang merupakan pemadatan beribu-ribu IC (Integrated Circuit) dalam sebuah chip. Kemudian dikembangkan menjadi VLSI (Very Large Scale Integration). 
  3. Pada generasi ini hampir sebagian besar komputer telah menggunakan sistem operasi dengan konsep GUI (Grapihical User Interface). Seperti sistem operasi Microsoft Windows buatan Microsoft Corp.
Adapun contoh komputer generasi keempat ini di antaranya:

Apple II

Apple II sejarah komputer

Apple II yang dikembangkan oleh Steven Jobs dan Steve Wozniak. Gambar di atas komputer Apple II karya Steven Job dan Steve Wozniak.

IBM PC

IBM PC sejarah komputer

IBM PC dengan kompatibelnya yang diproduksi massal oleh berbagai perusahaan sehingga komputer micro memasyarakat hingga saat ini. IBM PC terus berkembang mulai dari IBM PC/XT, IBM PC/AT, IBM PC/386, IBM PC/486 menggunakan microprocessor intel 8088, 80286, 80386, 80486, selanjutnya menjadi seri Intel Pentium. Yang memproduksi microprocessor selain perusahaan Intel, ada juga perusahaan AMD (Advanced Micro Devices).
  • Komputer Generasi V

Sejarah komputer generasi V dikembangkan sejak tahun 1985, beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya:
  • Di Jepang didirikan ICOT (Institute for new Computer Technology) untuk mengembangkan komputer generasi kelima, yaitu menciptakan komputer yang powerfull dan intelligent.
  • Dikembangkannya sistem komputer yang memiliki unsur artificial intelligence yang dapat mengerjakan tugas dengan karakteristik seperti manusia (intelligent, imagination, dan intuition) dengan natural language (bahasa sehari-hari).
C.Tokoh Perkembangan Komputer
Dalam sejarah perkembangan komputer, deretan tokoh berikut ini adalah mereka yang berjasa dalam pengembangan tersebut. Di antaranya adalah Charles Babbage, Ada Augusta Byron, Herman Hollerith, Thomas Watson, Bob Noyse dan Gordon Moore, Steven Jobs dan Steve Wozniak, Bill Gates dan Paul Allen, Richard Stallman, Linus Torvalds. Berikut ini kita akan melihat seperti apa jasa para tokoh tersebut:
  • Charles Babbage

Seorang penemu dan ahli matematik yang lahir di Inggris tahun 1791. Berhasil membuat model mesin yang dinamakan Difference Engine dan merancang Analytical Engine. Di kenal dengan sebuatan Bapak Komputer Modern (Father of the Modern Computer) karena dalam rancangannya Analytical Engine mempunyai lima unsur yang terdapat pada komputer modern, yaitu:
  1. Alat masukan (input device).
  2. Tempat penyimpanan data yang akan diproses.
  3. Alat pemrosesan.
  4. Unit pengontrol pengolahan
  5. Alat keluaran (output device) 
  • Ada Augusta Byron

Dikenal sebagai programmer pertama (First Computer Programmer) karena membantu mengembangkan instruksi untuk menjalankan Analytical Engine.
  • Herman Hollerith

Tahun 1886 membuat Tabulating Machine yang digunakan untuk menghitung hasil sensus penduduk Amerika Serikat di tahun 1890 dengan cepat. Tahun 1896 mendirikan Tabulating Machine Company dan tahun 1924 melakukan merger dengan dua perusahaan lain dan membentuk International Business Machines Corporation - IBM Co.
  • Thomas Watson

Pada tahun 1924 – 1956, memimpin International Business Machines (IBM) dan berhasil membawa IBM mendominasi pasar sebagai pemasok mesin pengolah data dan mulai menjadi pengembang komputer ternama. Sejak tahun 1981, IBM memasuki bisnis komputer mikro dengan memperkenalkan IBM PC.
  • Bob Noyce dan Gordon Moore

Tahun 1968 mendirikan Intel dan tahun 1971 memperkenalkan microprocessor pertama (4004).
  • Steven Jobs dan Steve Wozniak

Tahun 1976 memperkenalkan Apple I, yaitu komputer pertama dengan keyboard dan layar. Membentuk perusahaan Apple Computer Inc. dan mengembangkan Apple II. Perusahaan Apple pertama kali mengembangkan penggunaan mouse pada personal computer-nya di tahun 1983.
  • Bill Gates dan Paul Allen

Sebagai pendiri perusahaan Microsoft. Tahun 1980 IBM memilih Microsoft untuk mengembangkan sistem operasi bagi IBM PC dan hasilnya adalah sistem operasi yang dikenal dengan nama MS-DOS. Tahun 1990 perusahaan Microsoft mendominasi pasar perangkat lunak (software) dengan semakin luasnya penggunaan sistem operasi Microsoft Windows dengan berbagai program aplikasi untuk keperluan bisnis, teknik, pendidikan, dan pribadi.
  • Richard Stallman

Tahun 1984 mengawali proyek GNU (GNU’s Not Unix), yaitu sistem operasi mirip Unix yang bersifat free software. Tahun 1985 mendirikan lembaga Free Software Foundation yang mensponsori pengembangan free software.
  • Linus Torvalds

Tahun 1991 mengembangkan sistem operasi Linux yang kemudian disebarluaskan secara Open Source. Sistem operasi Linux banyak diaplikasikan untuk server pada sistem jaringan

D. Referensi
http://www.ilmusiana.com
id.wikipedia.org
Share: